Kamis, 17 Maret 2016

Danau Riam Kanan


 Lagi-lagi akibat korban dari mbah Gugel. Saya dan teman-teman akhirnya harus membuktikan sendiri bagaimana dan dimana itu Danau Riam Kanan. Seperti yang sudah saya katakan di posting sebelumnya, bahwa explore suatu tempat atau propinsi itu memang gak cukup Cuma sehari saja. Berbeda dengan Danau Pengaron yang kemarin kami kunjungi, Danau Riam Kanan ini terletak di Desa Aranio, Kecamatan Aranio, Kabupaten Banjar.






Danau ini memiliki luas lebih kurang 8000 Ha dengan fungsi utama sebagai PLTA satu-satunya di Propinsi Kalimantan Selatan ini. Selain itu PLTA, perannya pun penting sekali sebagai pengatur tata air, mencegah erosi dan banjir. Sebagai salah satu wisata air di Kalimantan Selatan, terdapat pula pulau-pulau kecil dan bukit-bukit yang berjajar indah mengelilingi danau. Bukannya mau sok-sok’an bagus-bagusin ini tempat, tapi ya memang begitu adanya.
Saya juga mau mengingatkan, untuk jangan lupa membawa sunblock, payung dan sebagainya yang berfungsi untuk melindungi diri dari sinar matahari langsung. Karena jujur saja, itu PANAAASSS!!!!
Kami gak cuma duduk di atas perahu dan keliling danau saja. tapi juga mengunjungi salah satu hutan, yaitu hutan pinus. Apa istimewanya? Ya istimewanya, satu pulau itu isinya Cuma hutan pinus saja dan beberapa penjual makanan. Selebihnya ya begitu-begitu saja, karena pulaunya kecil, jadi tidak begitu terasa rimbun dan penuhnya pepohonan pinus ini.








Selepas dari Pinus, kami melanjutkan untuk tracking ke atas Bukit Batas. Wooowww... saya mendadak lemah di seperempat perjalanan. Sudah lama gak jalan jauh dan menanjak, kaki saya shock tanpa adanya pemanasan. Akhirnya saya harus sering-sering beristirahat untuk mengatur napas. Hampir setiap 30 meter perjalanan saya beristirahat sejenak. Pendek ya setiap 30 meter... laaah habis mau gimana, 30 meternya menanjak. Gile ajeeee!!!
Tapi, yang namanya mau lihat sesuatu yang indah, bagus dan waaaooowww... itu memang butuh perjuangan. Sayang cuaca di atas agak mendung dan kami pun hampir kehujanan. Tapi itu tidak mematahkan semangat kami – terutama saya yang sudah ngos-ngosan gak kuat – untuk terus berjalan dan akhirnya melihat keindahan danau Riam Kanan dari atas Bukit Batas yang nampak seperti Raja Ampat KW-KWan.... hahahah.


-           

Tidak ada komentar:

Ada kesalahan di dalam gadget ini