Senin, 30 Januari 2012

gara-gara kalian

 Oke, saya mendadak menggalau. Bukan karena seorang pria. Tapi karena abis baca blog si damar sama si dita  (abis jalan-jalan ke tempat mereka barusan). Dan ngebaca blog damar duluan yang ke link ke blognya si dita . Baca deh… mereka kayak orang pacaran, padahal sama-sama ceweknya.

Tapi itu lah ya isi hati seseorang terhadap sahabatnya. Being a bestie forever. Sama. Sama seperti apa yang saya rasakan sekarang. Saya jadi ikut mengharu-biru deh gara-gara mereka. Diakui atau tidak, kalau dilihat-lihat memang belakangan ini, hubungan saya dan sahabat saya cukup renggang. Bisa dibilang sangat. Apalagi semenjak dia sudah ada pacar. Dan saya terkadang jadi merasa tersingkirkan. Postingan saya yang sebelumnya, setidaknya itu menggambarkan apa yang saya rasakan.
Saya sudah lama mengenal dia, walaupun baru beberapa tahun. Semakin hari semakin dekat. Sebenernya selama kita bersahabat juga dia sedang ada pacar atau sedang dekat sama cowok, beberapa kali. Tapi entah mengapa semenjak pacarnya yang baru ini, saya merasa terabaikan, mungkin saking asyiknya. Dulu, dia sering banget bilang,”cin ayo keluar nyobain ini-itu, cin ada pameran, ayo kesana.” Tapi semenjak ‘saat itu’, yang ada hanya saya tinggal lihat update’an dp bbm foto berdua di tempat baru, update’an dp bbm abis kuliner bareng. Oh God…. Its their time!!!! Enggak seharusnya juga saya merasa terabaikan, karena itu urusan mereka untuk bersenang-senang.
Dan mungkin semenjak ‘saat itu’ juga, saya membuat diri saya menjadi disappear dari mereka. Agak berlebihan mungkin memang saya, tapi itulah. Sampai tadi pagi, sahabat saya mendadak bbm ke saya dan dia merasa ada sesuatu diantara kami, yaitu hubungan kami seolah merenggang. Awalnya memang dia tidak mendesak saya untuk mengatakan apa yang saya rasakan, tapi syukurlah dia merasakan hal itu.
Saya nggak mau persahabatan ini Cuma sampai di sini dan hanya karna pacar, jadi seperti ini.

Seperti mengutip di buku tulis sidu:

Everybody is a good friend
You and friends are pleased at measure
Can you make a good friend with me?

Thx yah buat damar and dita ,,, hufftt,, saya jadi agak plong.. :)

Happy blogging and keep your friendships :)


6 komentar:

haldi cmp mengatakan...

Persahabatn atau hubungan apapun itu memang semuanya tidak akan selamanya seperti awalnya...yang terpenting didalam hati kita masih bersahabat...semuanya pasti berubah...tidak ada yang salah akan hal itu.wanita butuh pria maupun sahabat....kadang keduanya tak bisa jalan benarengan.namun hal itu tak mengurangi rasa sejatinya persahabatan itu...persahabatan itu juga mengerti akan kondiai sahabatnya...mungkin dia lg sedang hepi dengan sang pacar...namun yakinlah posisi anda sebagai sahabatnya tak tergantikan.buktinya diapun merasakan apa yg km rasakan....so...biarlah...begitu namun tetap berkomunikasi...sampai saatnya akan baik 2 sj di antara sudut pandang kalian sebagai sahabat...

sinTa mengatakan...

hummmppphhh....
makasih mas hal.. :)

wawanisme mengatakan...

nah,, kalu yg ini kayakx ngerti aku.. :D
(gak kayak postingan sebelumnya)..

inilah hidup, selalu berubah2,.
yang jelas, ndak baik mutus tali silaturahmi.

Sabar ya, :)

Semangat!..

sinTa mengatakan...

@om,,, hehe,, okeh om.. everything is will be alright :)

Dita Oktamaya mengatakan...

wah gara2 kami? -____-
keep your friendship yahh :)

sinTa mengatakan...

@dita,, hahah,, okeh, sama2 ya dit,, :)

Ada kesalahan di dalam gadget ini