Minggu, 12 Juni 2011

pernah terpikir jadi penari

gak sengaja nemu foto lama. lama banget. bisa dibilang foto jaman jadul. bukan 2 ato 3 tahun lalu.bukan foto jaman narsis barengan temen-temen SMA ato kuliah.
gak sengaja nemu foto 10 tahun lalu! foto jaman SD. yang mana obsesi mengenai mimpi seorang anak kecil sedang menggebu -hingga sekarang pun mimpi2 itu masih tumbuh disana, namun berganti dengan yang lain-. foto jaman saya masih giat-giatnya untuk menari. jaman saya masih berpikir dan bermimpi "mungkinkah saya menjadi seorang penari?"



lucu lihatnya. ini foto saya saat akan tampil untuk menari di acara 17-an di RT saya. yang terlintas di pikiran saya saat itu adalah suatu kebanggan bisa menari dan diundang menari dimana-mana, walaupun hanya sampai tingkat desa dan disaksikan oleh Kepala Desa dan guru-guru saya yang saya hormati.
yang terlintas di benak saya ketika itu lagi-lagi mengenai "apakah mungkin saya bisa menjadi seorang penari? menjadi seorang penari hebat di kemudian hari? tampil di hadapan orang yang lebih banyak dibanding saat itu?"
yang terlintas di hati saya sekarang bisa saja disebut sebuah penyesalan atas pikiran kolot saya saat itu. pikiran buruk kolot saya ketika itu yang beranggapan bahwa bila menari, saya akan menampilkan lenggak-lenggok dan lemah gemulai tbuh saya. dan saya bukan orang yang Pe-De! tapi itu merupakan seni. saya bepikir bahwa bila saya menari, maka saya harus rela berdandan dan memperlihatkan bagian tubuh yang tidak seharusnya diperlihatkan. tapi itulah bagian dari menari. dan itu seni!
mungkin bila dulu saya mendalami hal ini, saya bisa menjadi orang yang berbeda. tapi itulah sebuah pilihan hidup. bila saya begini, bila saya begitu. saya seharusnya begini , saya seharusnya begitu. dan itulah pilihan. dan pilihan saya bisa jadi membuat saya yang sekarang menjadi orang yang lebih kaku.
tetapi masih banyak impian dan keinginan yang saya ingin capai dan raih. semoga semua itu tidak berhenti di tengah jalan.
saya hampir 22 tahun, dan perjalanan masih panjang. semoga saya bisa melaluinya.. Amin..

2 komentar:

wawanisme mengatakan...

wuew.. tp blm pernah q mlihat anda menari-nari.. he3...

klu q dulu prnah pngen jd tentara.ho3..
trs sejak smp sampe sekarang brubah pngen jd guru..

yah, bginilah hidup,.
tetap jalani dengan semangat.

sinTa mengatakan...

@wawan,, haha,, itu kan udah dulu om,, skr sudah tidak menari2 lagi... skr yang menari otaknya,, mumet minta ampun sama tugas.. :D

iya om, namanya juga impian jaman kanak-kanak dlu...

Ada kesalahan di dalam gadget ini