Langsung ke konten utama

Postingan

Bandung = Nostalgia Masa Lalu

cailaaaahhh... kata orang, yang lalu biarlah berlalu. Move On gitu deh harusnya, helloowww... dikiranya mantan? hehe... boleh lah kalau mengenang masa-masa kecil saat masih gimbul-gimbul *kayak sekarang enggak aja*. Masa-masa masih baby. Masa-masa masih dibilang imut dan lucu sama orang-orang. Yap! mengunjungi tanah kelahiran BANDUNG. Walaupun tidak ingat banyak tentang Bandung, walaupun bukan orang Sunda, walaupun tidak pernah merasakan bersekolah di Bandung, tapi saya bangga saat harus mengatakan I was born in Bandung....tapi cuma numpang lahir, dan lalu medoknya saya keluar, kemudian orang-orang bakal bilang,"ealah wong Jowo pisan tibake." Lagi-lagi, pergi ke suatu kota , kalau memang ada yang dikenal sih diusahakan bersua pula dengan orang-orang tersebut. Walaupun katrok-katrok gini dan nampak kayak anak rumahan yang  'aiiih mana mungkin lu punya temen dimana-mana??' yaaa iya juga sih... tapi Alhamdulillah.. ada saja yang bisa saya jumpai. kongkow di PVJ ...

Surabaya = Pulang ke Rumah

Di setiap kesibukkan bekerja (cailaaaaahhh... kayak udah sibuk-sibuknya ajaaa, anak kemarin sore aja kok), apapun itu, bersyukurlah. Syukur, syukur, syukur. Kata seorang rekan saat diawal-awal saya baru masuk - dan dianya terlihat sangat hectic - "kamu juga bakal ngerasain ini kok mbak, kalau masih awal-awal memang bakal agak gugup gitu." Oke sip, terima kasih untuk peringatannya. Tidak semuanya apa yang dia katakan itu salah. Tapi memang bakalan gugup kalau beberapa pekerjaan datang bersamaan dan bertubi-tubi, apalagi kalau baru balik dari dinas luar kota lalu pesan-pesan elektronik baik dari email, aplikasi surat, atau yang masuk ke hape barengan datangnya. Rasanya seperti ditembak beberapa cowok dalam satu waktu dan bingung harus pilih yang mana karena mereka semua masuk dalam kriteria cowok idaman *hah!! hlooh kok jadi ke cowok siiih kaitannya???* Syukur. Syukur. Syukur. Balik lagi ke situ. Lu ngeluh-ngeluh mulu sama kerjaan. Hellooowww!!! Orang kerja yang gak iku...

I MISS UUUUUUUU

Hello bloggieeeeeeee I miss you a lot by the way. banyak draft yang lagi antri buat di posting, tapi lagi riweuh kaliiii niiiihhh.... huhuuhuhuhuhu... lagi riweuh ngantuk, riweuh males, riweuh sok-sok an, dan lain-lain... i wish i could make some posts as soon as possible.. xxx

Bukit Teletubies

Pasti gak asing sama yang namanya Bukit Teletubies kaan? Iya bukit yang ada di belakang rumahnya Tinkiwinkie, Dipsy, Lala and Pooh. Acara TV jaman dahulu kala, dimana ada empat boneka berbadan tambun yang di dalamnya ada orangnya. Bukit hijau nan luas milik mereka seringkali menjadi area bermain keempat saudara – eh bersaudara bukan ya mereka?? – itu. Hamparan hijau nan asri yang berbukit. Kurang lebih itulah gambaran dari Bukit Teletubies. Di Kalimantan Selatan juga ada Bukit Teletubies – iya, jadi sekarang apa-apa yang berwujud hamparan rumput yang berbukit, bakal disebut dengan Bukit Teletubies, macam Bukit Teletubies yang juga ada di Pegunungan Bromo – tepatnya di daerah Pelaihari. Dari atas bukit ini – sebenernya sih namanya Bukit Rimpi – kita bisa lihat pemandangan di bawah sana yang kebanyakan adalah hutan-hutan sawit. Baru di Kalimantan ini saya lihat pohon sawit nyata banyak. Biasanya mendengar sawit hanya dari berita-berita di tipi mengenai perk...

Camping at New City

Jiaaahh keren ya namanya New City... 8-) New City itu artinya Kotabaru...ya iyalah. Jadi, beberapa weekend yang lalu, saya dan beberapa teman kantor pergi camping ke daerah Kotabaru – masih di Provinsi Kalimantan Selatan – letaknya sekitar 247 km ke arah Timur dari Banjarbaru. Dan berada di sebuah Pulau tersendiri dan terpisah dengan Pulau Kalimantan, ya semacam Madura dengan Jawa gitu deh. berasa kapal sendiri aja lah Pamer sandal baruuu... heheh Tadinya saya kira bakal main air di laut, alias berenang dan snorkeling, ternyata bukan. Bener sih main air, tapi mainnya di air terjun, tepatnya di air terjun Seratak. Jangan membandingkan satu tempat dengan tempat lainnya ya, karena setiap tempat itu memiliki keistimewaan sendiri-sendiri *ini pembelaan terhadap sedikit kekecewaan karena ekspektasi berlebih, hahahah*. Air terjun Seratak ini bisa dibilang tidak begitu besar, tapi kalau saya disuruh lompat dari atas juga kagak mau. :D Lokasi Air Terjun Seratak ...

Danau Pengaron (2nd)

Biasanya, orang traveling itu jarang banget mengunjungi lokasi tersebut sampai dua kali atau lebih, apalagi kalau medannya bikin berpikir 2, 3, 4 kali. Tapi gak juga sih kalau buat saya. Selama yang ngajakin oke, semuanya oke dan saya lagi gak pengen mager di kosan, cus aja sih. Rintangan dan halangan terberat adalah mager di kosan. Kalau sudah di kosan kadang males kalau mau keluar-keluar lagi. Males buat ganti baju. Males buat dandan * walaupun cuma bedak-bedak tipis gitu aja *. Setelah pergi bersama teman-teman satu angkatan, kali ini bersama para senior di kantor, saya pergi lagi ke Danau Pengaron. Bisa dibilang kunjungan pertama dan kedua itu suasana dan kondisi di lapangan tidak selalu sama, walaupun objek yang kita datangi itu sama. Contohnya saja ya, saat pertama kali saya ke Danau Pengaron, kondisi air di danau tersebut sepertinya sedang surut, jadi kami dapat mengambil gambar dan bermain-main sampai di batu yang paling rendah dan sangat dekat dengan air. Sedangkan kali ...

Danau Riam Kanan

  Lagi-lagi akibat korban dari mbah Gugel. Saya dan teman-teman akhirnya harus membuktikan sendiri bagaimana dan dimana itu Danau Riam Kanan. Seperti yang sudah saya katakan di posting sebelumnya, bahwa explore suatu tempat atau propinsi itu memang gak cukup Cuma sehari saja. Berbeda dengan Danau Pengaron yang kemarin kami kunjungi, Danau Riam Kanan ini terletak di Desa Aranio, Kecamatan Aranio, Kabupaten Banjar. Danau ini memiliki luas lebih kurang 8000 Ha dengan fungsi utama sebagai PLTA satu-satunya di Propinsi Kalimantan Selatan ini. Selain itu PLTA, perannya pun penting sekali sebagai pengatur tata air, mencegah erosi dan banjir. Sebagai salah satu wisata air di Kalimantan Selatan, terdapat pula pulau-pulau kecil dan bukit-bukit yang berjajar indah mengelilingi danau. Bukannya mau sok-sok’an bagus-bagusin ini tempat, tapi ya memang begitu adanya. Saya juga mau mengingatkan, untuk jangan lupa membawa sunblock, payung dan sebagainya yang berfungsi u...