Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label my poem

Dear you.. #1

di kala senja datang entah mengapa produksi air di mataku meningkat kukira itu sambutan untuk hujan yang akan datang tapi tidak kemarau kali ini akan berlangsung lebih lama tapi tidak kemarau di mataku kukira ada debu yang masuk ke mataku tapi mengapa dadaku berdesir terasa sesak menyelimuti dada nafasku terasa susah seperti ada yang menghadang di leher kucoba tarik nafas panjang perlahan namun air dimataku tak kuasa mengalir dadaku semakin berdesir begitu pun ketika semakin kulaju kecepatanku terasa sesak pun ketika aku semakin menjauh kotak itu di kala senja datang seperti ada nyanyian kode senyummu tampak berat balas katamu pun buatku takut kode untuk dadaku semakin sesak dengan langkah berat kucoba lupakan senyum yang lebih berat itu dadaku kembali berdesir lagi-lagi leherku terasa tercekat tak kuasa ada yang mengalir dari mataku aku salah, kamu tak salah aku salah, kamu benar kamu benar, aku salah kamu benar, aku tak benar namun satu yang aku...

do you see me?

I'm just a little thing in the small box in the big room

Selamat ulang tahun ibu..

Selamat ulang tahun ibu.. Hari ini, Umurmu bertambah Lima puluh tiga Bukan angka yang kecil lagi Sudah lebih dari setengah abad.. Ibu.. Semoga disisa umurmu Allah senantiasa bersamamu, Melindungimu, Membuatmu tetap berada di jalanNya Ibu.. Di sisa umurmu ini, Semoga Allah senantiasa menjaga imanmu, Tetap menjadikanmu seorang anak yang senantiasa berbakti kepada orang tuamu, Tetap menjadikanmu seorang istri yang sholehah, Tetap menjadikanmu seorang ibu yang penuh kasih juga sayang untuk kami, anak cucumu.. Ibu.. Dimurku yang hampir kurang dari separuh umurmu ini, Maafkan aku, Belum bisa buatmu bahagia,  bangga, dan masih saja belum bisa memenuhi keinginanmu Ibu.. Di sisa umurku Aku pun berdoa Semoga Allah senantiasa Menuntunku untuk menjagamu, Menuntunku untuk membahagiakanmu, Menuntunku untuk tetap berbakti kepadamu Ibu.. Kami mencintaimu..

kisah seorang gadis

Aku hanyalah gadis kecil yang kesepian Aku sendiri di sini Sendiri di dalam keramaian Di dalam hiruk pikuknya dunia yang fana ini Aku hanyalah gadis kecil yang merindukan kehangatan Kehangatan keluarga, kawan dan orang disekitarku Tapi tak kuperoleh hal itu di sini Aku masih tetap sendiri Di sudut ruang yang lembab dan pengap Tak seorang pun menghampiri dan menggapai tanganku untuk pergi bersamanya Hanya barang-barang usang yang temani diriku di sini Ruangan penuh debu tebal dan sarang laba-laba Aku hanya gadis kecil yang ketakutan Membutuhkan perlindungan dari orang lain Perlindungan yang membuatku merasa aman Dan jauh dari segala ketakutan aku ingin lari namun tak bisa ingin lari yang jauh tapi kemana tak ada seorang pun yang kumiliki aku benar-benar sendiri aku ini hanya gadis kecil yang terpojok yang tak bisa lari dari keadaan dan kenyataan bahwa aku sendiri tanpa siapapun yang peduli