Di setiap kesibukkan bekerja (cailaaaaahhh... kayak udah sibuk-sibuknya ajaaa, anak kemarin sore aja kok), apapun itu, bersyukurlah. Syukur, syukur, syukur. Kata seorang rekan saat diawal-awal saya baru masuk - dan dianya terlihat sangat hectic - "kamu juga bakal ngerasain ini kok mbak, kalau masih awal-awal memang bakal agak gugup gitu." Oke sip, terima kasih untuk peringatannya. Tidak semuanya apa yang dia katakan itu salah. Tapi memang bakalan gugup kalau beberapa pekerjaan datang bersamaan dan bertubi-tubi, apalagi kalau baru balik dari dinas luar kota lalu pesan-pesan elektronik baik dari email, aplikasi surat, atau yang masuk ke hape barengan datangnya. Rasanya seperti ditembak beberapa cowok dalam satu waktu dan bingung harus pilih yang mana karena mereka semua masuk dalam kriteria cowok idaman *hah!! hlooh kok jadi ke cowok siiih kaitannya???* Syukur. Syukur. Syukur. Balik lagi ke situ. Lu ngeluh-ngeluh mulu sama kerjaan. Hellooowww!!! Orang kerja yang gak iku...