Langsung ke konten utama

kisah seorang gadis

Aku hanyalah gadis kecil yang kesepian
Aku sendiri di sini
Sendiri di dalam keramaian
Di dalam hiruk pikuknya dunia yang fana ini

Aku hanyalah gadis kecil yang merindukan kehangatan
Kehangatan keluarga, kawan dan orang disekitarku
Tapi tak kuperoleh hal itu di sini
Aku masih tetap sendiri

Di sudut ruang yang lembab dan pengap
Tak seorang pun menghampiri dan menggapai tanganku untuk pergi bersamanya
Hanya barang-barang usang yang temani diriku di sini
Ruangan penuh debu tebal dan sarang laba-laba

Aku hanya gadis kecil yang ketakutan
Membutuhkan perlindungan dari orang lain
Perlindungan yang membuatku merasa aman
Dan jauh dari segala ketakutan

aku ingin lari namun tak bisa
ingin lari yang jauh tapi kemana
tak ada seorang pun yang kumiliki
aku benar-benar sendiri

aku ini hanya gadis kecil yang terpojok
yang tak bisa lari dari keadaan
dan kenyataan bahwa aku sendiri
tanpa siapapun yang peduli

Komentar

wawanisme mengatakan…
wuew....

melankolisnya keluar nih.hehehe
fransintablog mengatakan…
weuw,,,

skadar tulisan di kala kurang kerjaan om,,
:D

Postingan populer dari blog ini

Hello, Bye Corona!!!

Hallo Corona, sudah lebih dari sebulan kamu mampir ke Indonesia, dan itu membuatku sudah 3 minggu ini tidak bisa berjumpa dengan orang-orang terkasihku secara langsung. Hai Corona, segera lah pergi dari bumi ini, agar kami dapat berkumpul lagi dengan orang-orang terkasih tanpa jarak dan dapat saling menggenggam kembali. Mungkin aku baru 3 minggu ini, bagaimana dengan kawan-kawan ku yang lain? Ada yang lebih dari itu. Sudah mendekati bulan Ramadhan, kami umat muslim akan berpuasa, lalu setelah itu kami ingin merayakan Idhul Fitri pun bersama orang-orang tersayang. Please Corona, pergi lah… Jadikan lengkungan senyum kami yang sekarang masih ke bawah, biar kembali ke atas lagi….  

When The Late Afternoon At The Teleng Ria Beach, Pacitan

what a wonderful friendship happy family Saput senja di lereng bukit tanpa b atas can you see the rainbo w?? mirror of the nature the surfer gir l

yang sakit pasti ada obatnya

yuhu pastinya,, seperti kemarin. awalnya saya sakit hati bin jealous waktu berangkat kuliah ke kampus Sukolilo, pasalnya ada yang ndak enak dilihat. dia - yang tidak perlu disebutkan namanya - boncengan dengan cewek (teman saya juga sih), tapi gak enak ngelihatnya. saya bertemunya pun gak sengaja, tadinya saya kira saya sudah telat, tapi ternyata begitu masuk gerbang kampus, saya rasa saya mengenal sepeda motor di depan saya. cukup terkejut dan hampir gak karuan pikiran saya,,, hadeh berlebihan saya (tapi itu yang saya rasakan)...tadinya gak yakin, tapi begitu liat sepatu dan dari kaca spionnya, saya jadi yakin itu dia - yang tidak perlu disebutkan namanya -. tambah hancur hati saya, walaupun hanya his secret admirer (bukan secret lagi sih,, udah pada tahu sih), tapi sakiiiiiiiiiiiiiiiittttttttttttttt... that's so sick you know!!! sesampainya di parkiran, saya langsung pergi gitu saja dan tanpa menunggu mereka untuk jalan bareng ke kelas, udah gak karuan pikiran saya liat itu,,, aa...